Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Danau Lido

 



Danau Lido

Oleh: Yogi A.G.

 

Kedalaman danau Lido

Tersimpan rahasia batin

Jika terus diselami

Bisa melahirkan kebijaksanaan

Atau kematian.

                Airnya terbuat dari cinta

                Cinta penghuni terhadapnya

                Karena semakin berkurang

                Lahirlah perang kecil

                Khas negara demokrasi

Tepiannya menyimpan tanda

Semakin terkikis, semakin nyaring

Semakin dangkal, semakin dalam

Cinta dan perjuangan

Yang dihiasi oleh angin yang berhembus

Di atas cermin abadi

Yang bersemi di tanah kota hujan

Bagian Selatan

                Gelombangnya....

                Menunjukkan sikap

                Dari orang-orang

                Yang saban hari

                Mengais rezeki di danau Lido

                Hingga pemikir

                Yang duduk manis

                Di menara gading

Menyaksikan sakitnya Lido

Dari balik kaca jendela birokrat

Mengabadikan jeritan Lido

Menjadi gurat aksara

Maupun lukisan yang penuh kepalsuan

                Oh...., Lido

                Jika aku sudah tak di bumi

                Memorabilia tentangmu

                Tergurat pada masa kolonial

                Airnya terbuat dari cinta

                Tepiannya tersimpan tanda-tanda

                Gelombangnya mencerminkan sikap

                Sakitnya mengundang manusia-manusia

Oh..., Lido

Bagiku engkau lebih melegenda

Dari danau-danau yang pernah

Kuabadikan dalam puisi

Maupun instastori

                Oh..., Lido

                Di sekitarmu aku tak ingin

                Menjadi bento

                Aku hanya ingin mencurahkan

                Sedikit perjuangan

                Untuk menyembuhkanmu bersama-Nya

                Secara perlahan.

 

Taman Para Pecinta, 2025